Kenapa Order Trailing Stop Match Tidak Sesuai dengan Stop Price?
Dalam aktivitas trading saham, fitur Trailing Stop sering digunakan untuk membantu investor mengunci keuntungan atau membatasi potensi kerugian secara otomatis. Namun, tidak jarang muncul pertanyaan:
Mengapa harga match berbeda dari Stop Price yang sudah saya tentukan?
Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Trailing Stop?
Trailing Stop adalah fitur yang secara otomatis mengirimkan order jual ketika harga saham turun dan menyentuh Stop Price yang telah ditentukan sebelumnya.
Penting untuk dipahami bahwa:
- Stop Price bukan harga jual, melainkan **pemicu (trigger). **Artinya, ketika harga menyentuh Stop Price, sistem akan mengirimkan order jual ke bursa secara otomatis.
- Trailing Stop **menggunakan tipe Market Order, **ketentuan ini sudah tertera saat kamu memilih tipe order tersebut.

Sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia, Market Order adalah tipe order fill and kill, di mana harga akan otomatis dipasangkan pada best bid atau best offer yang tersedia di pasar saat order dikirimkan.
Stop price berfungsi sebagai trigger pengiriman order jual. Setelah order terkirim ke bursa dan berstatus OPEN, proses match serta harga eksekusinya akan mengikuti mekanisme antrian dan harga di bursa.

Cara Melihat Detail Pergerakan Harga
Untuk memahami mengapa harga match berbeda, kamu dapat:
- Mengecek pada fitur Chartbit
- Gunakan time frame 1 menit
- Lihat pergerakan harga saat Stop Price tersentuh


Diperbarui pada: 26/02/2026
Terima kasih!